5 Cara Bertahan Hadapi Kerasnya Hidup sebagai Perempuan Mandiri

Kerasnya kehidupan menghadirkan kondisi dan dinamika yang kadang tak bisa kita tebak. Saat baru selesai membereskan sebuah persoalan, masalah baru bisa datang lagi. Masalah hidup datang silih berganti dan makin banyak persoalan yang membuat kita rasanya ingin menyerah saja dalam hidup.

5 Cara Bertahan Hadapi Kerasnya Hidup sebagai Perempuan Mandiri

Kerasnya kehidupan menghadirkan kondisi dan dinamika yang kadang tak bisa kita tebak. Saat baru selesai membereskan sebuah persoalan, masalah baru bisa datang lagi. Masalah hidup datang silih berganti dan makin banyak persoalan yang membuat kita rasanya ingin menyerah saja dalam hidup.

Di tengah kerasnya kehidupan, kita bisa tetap bertahan menghadapinya. Dengan menjadi pribadi yang lebih mandiri, kita bisa menjadi perempuan yang lebih kuat dan tegar menjalani hidup ini. Berikut ini lima cara dan langkah yang bisa coba diambil untuk bertahan di tengah kerasnya kehidupan.

1. Berikan Makna pada Eksistensi Diri

Mengutip buku Yes to Live, pemenuhan makna hidup manusia dapat dilakukan dalam tiga arah: manusia mampu memberikan makna pada eksistensinya, pertama dengan melakukan sesuatu, dengan bertindak, dengan mencipta-mewujudkan sebuah karya. Dengan tetap melakukan sesuatu atau berkarya, kita bisa memberikan makna pada eksistensi diri. Hal ini pun bisa membantu kita bertahan di masa sulit sebab ada yang sedang kita perjuangkan dan ingin kita selesaikan dengan baik.

2. Temukan Pengalaman Baru

Agar bisa bertahan di masa sulit, kita bisa merumuskan kembali makna hidup. Cara lain untuk menghadirkan makna hidup adalah dengan mengalami sesuatu-alam, seni-atau orang-orang yang menyenangkan. Dengan kata lain, kita bisa mencari pengalaman baru dalam hidup. Atau kita bisa menjadikan setiap masalah dan persoalan berat yang kita hadapi sebagai ruang untuk menghadirkan pengalaman baru. Sehingga, kita bisa senantiasa memetik hikmah atau pelajaran penting dari setiap ujian serta cobaan hidup yang kita dapatkan.

3. Beradaptasi dengan Perubahan yang Ada

Untuk hal-hal yang tak terhindarkan, sudah ditakdirkan, serta batasan-batasan diri yang tak terelakkan, kita bisa mencoba untuk beradaptasi dengan semua. Terima dan relakan hal-hal yang memang di luar kemampuan diri kita untuk mengubah atau memperbaikinya. Lalu, kita bisa fokus untuk memberikan respons yang lebih positif terhadap segala situasi yang kita alami.

4. Perkuat Rasa Cinta

Mengutip buku How to Love, cinta begitu penting karena kekuatannya merupakan penggerak dasar yang menciptakan motivasi. Cinta ada di balik alasan dan sumber kekuatan untuk hidup. Untuk bisa bertahan di tengah kerasnya kehidupan, kita bisa perkuat lagi rasa cinta kita. Rasa cinta kepada kehidupan atau kepada orang tersayang bisa menjadi penggerak kita untuk tetap kuat dan tegar hadapi hidup yang sangat dinamias.

5. Penuhi Kebutuhan dengan Kemampuan Diri

Memiliki penghasilan sendiri atau punya pekerjaan yang bisa bantu mencukupi kebutuhan hidup bisa jadi fondasi dasar untuk membantu kita bertahan di tengah kerasnya kehidupan. Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam hidup. Maka, kita perlu membekali diri dengan menjadi perempuan yang berdaya dan punya kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri.

Terima kasih sudah berjuang dengan baik hingga saat ini ya.